Oktafioz Quickshifter

🚨

PENGUMUMAN PENTING

Oktafioz kehilangan akses ke WA setelah perbaikan PC. Untuk saat ini mohon segera menghubungi via Tiktok ataupun IG apabila ada keperluan mendesak atau janji dll, terima kasih.

« KEMBALI KE MENU UTAMA

Pusat Bantuan & Tutorial Quickshifter

⏱️

TOLONG LUANGKAN WAKTU 5 MENIT UNTUK MEMBACA SEMUA PANDUAN INI.

Selamat atas pembelian Quickshifter Anda. Quickshifter ini memungkinkan Anda untuk memindahkan gigi (Upshift) tanpa perlu menarik tuas kopling dan tanpa menutup gas. Modul ini sudah dites dan dipastikan normal sebelum dijual/dikirim.

Akses Wi-Fi Modul

Wifi akan aktif ketika mesin mati dan dapat dihubungkan ke perangkat. Wifi akan mati otomatis jika tidak ada perangkat yang terhubung.

Nama ID:
Oktafioz
Password:
oktafioz27

Petunjuk Penggunaan Dasar

  • Gunakan Live Monitor pada menu WiFi untuk memastikan status dan fungsi semua parameter (pembacaan gigi, rpm, durasi cut, fungsi tombol, dan kopling) berjalan normal.
  • Selalu klik tombol SIMPAN setelah menyetting apapun di menu pengaturan.
  • Pastikan Anda sudah membaca seluruh isi PANDUAN INI.
  • Tidak membaca buku panduan dengan lengkap dan teliti sehingga menyebabkan modul rusak dapat menghanguskan garansi karena termasuk kelalaian pengguna.
  • Modul ini dirancang dengan durabilitas tinggi (tahan air, tahan guncangan, tahan kesalahan sambung/terbalik, dan fitur failsafe). Namun, JANGAN SAMPAI SALAH PADA PEMASANGAN DI BAGIAN KOIL karena komponen IGBT/Mosfet akan rusak jika pemasangan salah.
  • Semua masalah yang mungkin Anda alami sudah ada solusi dan penjelasannya di bawah ini. Pastikan Anda membacanya!
  • Modul ini memiliki garansi penukaran unit jika ada error/cacat produksi, tapi tetap quality control sudah dilakukan sebelum modul dikirim untuk memastikan semua fungsi normal.
  • Tapi ingat, modul ini memiliki "blackbox" yang yang memantau semua fungsi dan sistem selama instalasi dan penggunaan quickshifter ini untuk memastikan apakah kerusakan diakibatkan oleh kegagalan sistem atau karena kelalaian pengguna. Maka pastikan anda membaca semua panduan ini agar tidak ada kesalahan selama pemasangan yang akhirnya menghanguskan garansi seketika.

1. Keselamatan & Persiapan

⚠️ TOLONG PERHATIKAN!

  • Pastikan Kelistrikan Motor Normal: Jika ada masalah kelistrikan di motor, segera perbaiki sebelum memasang perangkat ini. Menggunakan perangkat ini dengan kondisi kelistrikan motor yang tidak baik dapat menyebabkan quickshifter tidak berfungsi benar.
  • Putuskan Aki: Selalu lepaskan kabel negatif (-) atau positif (+) aki sebelum memulai proses instalasi.
  • Instalasi Profesional: Pemasangan direkomendasikan dilakukan oleh mekanik. Jika pasang sendiri, wajib tonton video tutorial di YouTube.
  • Bagian Koil: Modul ini dirancang tahan kesalahan pemasangan (terbalik, salah colok dll). Kecuali KOIL Harap memasangnya pada +12V koil dan jangan sampai salah. Perhatikan led menyala tanda pemasangan di koil sudah benar. Jangan Stater/Nyalakan Mesin jika led belum menyala.
  • Koneksi Solid: Kabel yang longgar dapat menyebabkan korsleting. Selalu gunakan pengikat kabel (cable ties).
  • Blackbox: Modul ini memiliki "blackbox" yang memantau semua fungsi dan sistem selama instalasi dan penggunaan quickshifter ini untuk memastikan apakah kerusakan diakibatkan oleh kegagalan sistem atau karena kelalaian pengguna. Maka pastikan anda membaca semua panduan ini agar tidak ada kesalahan selama pemasangan yang akhirnya menghanguskan garansi seketika..

2. Isi Paket

  • 1x Modul Quickshifter
  • 1x Set Kabel Harness
  • 1x Set Sensor (kabel, sensor up/down, magnet, clamp magnet, dudukan sensor)
⭐ LANGKAH-LANGKAH PEMASANGAN SAMPAI BISA DIGUNAKAN ⭐

3. Panduan Instalasi Kabel

FASE 1: Persiapan & Pemasangan Komponen

  • Riset Jalur Kabel Motor Anda: Setiap motor memiliki warna kabel berbeda. Gunakan Google/YouTube/AI untuk mencari tahu (contoh: "Warna kabel +12v kunci kontak GSX 150" atau "Kabel pulser Ninja 250"). Siapkan tang, solasi bakar/listrik, dan tespen DC.
  • Lepaskan kabel +12v atau ground aki untuk menghindari korsleting dan buka fairing motor untuk menentukan lokasi modul di balik jok atau bawah tangki.

FASE 2: Instalasi Kabel (Wiring)

A. Arus Listrik & Kabel Utama (4-Pin)

  • Kabel Hitam Strip Putih (Ground)HARUS LANGSUNG KE NEGATIF (-) AKI.
  • Kabel 12V+ (Kontak) → Ke jalur 12V+ yang aktif saat kunci "ON" (bukan langsung ke aki, agar modul mati saat kontak OFF).
    12V Yamaha R15 V3
    Contoh 12V+ Yamaha (R15 V3)
  • 💡 Cek Power: Nyalakan kunci kontak (ON). Pastikan LED Power pada modul menyala. Jika menyala, matikan kontak dan lanjut ke tahap berikutnya.
  • Kabel Sensor Posisi Gigi 3 → Lokasi GSX-R150: Kabel Hijau strip Biru Muda di soket hitam sebelah kiri.
    Sensor Gigi 3 GSX
    Referensi Sensor Gigi 3 (Suzuki GSX-R)
  • Kabel Data Tachometer (RPM) → Sambung clamp/kabel ke kabel RPM/Pulser di motor. Lokasi GSX-R150: Kabel Hitam strip Hijau Tua (posisinya di tengah kabel Merah Muda & Kuning Putih).
    Pulser Honda Verza
    Contoh Pulser (Honda Verza)
    Pulser Yamaha WR155
    Contoh Pulser (Yamaha WR155)
    Kabel RPM GSX-R
    Kabel RPM (Suzuki GSX-R)
  • Kabel Switch Kopling → Sambungkan ke kabel switch kopling di area tuas stang kiri (Untuk keperluan fitur Autoblipper / Auto Warm-up).
    Switch Kopling GSX
    Contoh Switch Kopling (GSX-R)
1

Identifikasi & Cabut Kabel Koil

Identifikasi kabel pada koil yang menurut Anda adalah arus positif (+12V). Cabut **salah satu** kabel tersebut dari terminal koil.

Tips: Anda bisa memfoto posisi kabel awal sebelum mencabutnya sebagai cadangan jika lupa.

Proses mencabut salah satu kabel di koil

Gbr 1. Mencabut salah satu kabel koil.

2

Sambungkan untuk Tes (PENTING!)

Ambil kabel bawaan motor yang baru saja Anda cabut tadi, lalu colokkan ke kabel dari modul Quickshifter yang memiliki skun laki-laki (gepeng) dan bertuliskan label Ke +12V ECU.

PENTING: Jangan dulu colokkan skun perempuan dari modul (yang bertuliskan "ke +12V koil") ke terminal koil. Biarkan terlepas seperti di gambar lingkaran merah.
Koneksi kabel motor ke kabel input modul

Gbr 2. Lingkaran hijau: Kabel motor dicolok ke input modul. Lingkaran merah: Output modul dibiarkan lepas dulu.

3

Cek Indikator LED

Nyalakan kunci kontak ke posisi ON dan pastikan tombol Kill Switch di posisi RUN (siap starter). JANGAN nyalakan mesin.

Lihat LED indikator pada modul:

  • Jika LED MENYALA: Berarti kabel yang Anda pilih BENAR (+12V). Lanjutkan ke langkah 4.
  • Jika LED MATI: Berarti kabel SALAH (itu kabel negatif/sinyal). Matikan kontak, pasang kembali kabel tersebut ke koil, lalu ulangi langkah 1-3 pada kabel yang satunya.
LED indikator pada modul menyala

Gbr 3. Contoh LED indikator menyala menandakan kabel benar.

4

Penyelesaian Pemasangan

Setelah dipastikan LED MENYALA pada langkah sebelumnya (kabel sudah benar), matikan dulu kunci kontak.

Sekarang, ambil skun perempuan dari modul yang bertuliskan label ke +12V Koil, lalu colokkan ke pin/terminal di koil yang kosong tadi (bekas kabel yang dicabut).

Instalasi jalur koil selesai.

Menghubungkan kabel output modul kembali ke koil

Gbr 4. Menghubungkan kabel output modul ke terminal koil yang kosong.

4. Koneksi Web Server & Kalibrasi Awal

  1. Hubungkan HP ke Modul: Putar kunci ke "ON". Ada 1 Led yang akan menyala tanda modul aktif, lalu satu led berkedip setiap detik tanda wifi aktif. Nyalakan WiFi HP Anda, hubungkan ke jaringan modul, lalu akses 192.168.4.1 di browser.
  2. Kalibrasi RPM: Setelah masuk halaman web, Nyalakan Mesin Motor dan perhatikan angka RPM di HP. Modul ini SUDAH DIKALIBRASI. Anda tidak perlu mengubah parameter awal, kecuali Kalibrasi RPM (CALIBRATION FACTOR). Jika motor anda Honda/Yamaha, masukan nilai antara 0,20-0,40. Suzuki 2,10. Sesuaikan angka tersebut hingga RPM yang ditampilkan di web sesuai dengan RPM mesin/speedo.
  3. Uji Coba Limiter (Pemutus Arus): Saat mesin menyala, coba aktifkan fitur Limiter dari Web Server dan gas motor Anda. Jika mesin brebet/tertahan di RPM yang ditentukan, berarti fungsi pemutus arus (Cut-Off) modul sudah bekerja sempurna.
  4. Pemasangan Sensor: pasang braket dan Sensor QS pada bagian perseneling motor Anda. Pastikan terpasang dengan kuat sesuai video, tutorial.
  5. Pasang magnet pemicu pada stik persneling dengan clamp.
  6. Atur posisi sensor dan magnet. Sensor tidak boleh bersentuhan dengan magnet. Beri jarak sekitar 2-4mm.
  7. Cek Arah Sensor: Uji coba cungkil/injak tuas gigi. Perhatikan layar Web Server, saat Anda menaikkan gigi (Upshift), status di web harus membaca "Naik". Jika terbalik, masuk ke setting dan centang opsi "Balik Posisi Sensor".
  8. Tes Fungsi Statis & Final: Tarik gas >3000 RPM lalu coba upshift di atas paddock (atau cungkil perlahan tanpa masuk gigi) sambil memantau dashboard. Pastikan Cut-Off merespon. Jika sudah oke, matikan mesin, rapikan semua kabel, lalu lakukan uji coba jalan.

5. Penggunaan dan Fitur

🚀 RPM Aktif & Dynamic Cut

Aktif hanya di atas 3000 RPM (dapat diatur). Fitur Dynamic Cut akan otomatis menyesuaikan waktu pemutusan (killtime) berdasarkan posisi gigi & RPM.

🚥 Mode Shiftlight & Autoblipper

Memiliki fitur Shiftlight dengan 3 mode yang dapat disesuaikan, serta fitur autowarmup & autoblipper.

🏁 Launch Control & Pit Limiter

Tekan tombol 1x & tahan 3 detik untuk Pitlimiter, dan tekan tombol 2x & tahan 3 detik untuk LC.

🔘 On/Off Quickshifter

Dapat dimatikan secara manual dengan menekan tombol 3x dan tahan selama 3 detik.

6. Cara Setting Cut-Time (Penyesuaian Lanjutan)

Cut-time adalah durasi modul memutus pengapian agar gigi bisa masuk dengan mulus. Lakukan penyesuaian hanya jika diperlukan via Wi-Fi.

Kunci Menyetel Cut-Time:

  • ⏱️

    Jika saat naik gigi terasa MENYENTAK:
    Berarti cut-time terlalu cepat (Solusi: Naikkan angkanya).

  • 🐢

    Jika motor terasa NYUNDUL/NGEMPOS setelah gigi masuk:
    Berarti cut-time terlalu lama (Solusi: Turunkan angkanya).

7. Penyelesaian Masalah & FAQ

Semua masalah yang mungkin Anda alami sudah ada penjelasannya di bawah ini:

Q: Kenapa muncul kode FI / C42 (Khususnya GSX)?

A: Kode FI (pada ECU Standar) disebabkan oleh durasi cut-time yang dideteksi ECU sebagai anomali karena ECU standar sangat sensitif. Tapi tenang, ini tidak memiliki pengaruh buruk ke ECU/Mesin. Penggantian ke ECU Racing akan menghilangkan masalah ini. Pastikan juga kabel ground sangat kuat ke aki.

Q: Saat ingin Upshift, di Live Monitor malah terbaca Downshift?

A: Masuk ke menu utama Wi-Fi, centang opsi "Balik Posisi Sensor (Swap)" lalu simpan.

Q: Kenapa persneling keras sekali dan tidak ada engine cut? (Atau perlu turun gas baru QS aktif?)

A: Periksa posisi sensor. Jika sensor sudah disetel sesuai video, tinggal geser sensor upshift (yang membaca naik gigi) sedikit lebih dekat ke arah magnet/sensor downshift sekitar 2-3mm, lalu coba shifting lagi.

Q: Wifi tertulis "Tidak ada internet"?

A: Itu Normal. Karena ini adalah jaringan lokal ke modul. Selama ponsel Anda terhubung ke wifi modul, ponsel tidak akan terhubung ke internet.

Q: Shifting terasa kasar? Terutama di gigi 2?

A: Silahkan setting durasi cut-time berdasarkan posisi gigi. Naikkan nilainya untuk menambah durasi sampai mendapatkan settingan yang mulus dan pas. (Ingat hindari upshift di gigi 1 ke 2 tanpa kopling jika belum mahir menyesuaikan timing).

Masalah Lainnya:

  • Modul Tidak Menyala: Periksa sambungan kabel 12V+ ke kunci kontak.
  • Motor Tidak Mau Distarter: Cek pin pada soket Koil & ECU, pastikan tidak ada yang bengkok. Jika perlu, tukar posisi pin soketnya.
  • Sistem Tidak Stabil (mati-nyala): Ikat semua soket konektor dengan cable ties agar kuat menahan getaran motor.

8. Pembaruan Firmware (OTA Update)

FIRMWARE & SOFTWARE CENTER

Ingin update sistem atau ganti versi modul?

Unduh file resmi untuk modul Quickshifter (V6/V7) dan Shiftlight Anda di repositori unduhan resmi OPX-Tech.

Buka Halaman Download

© 2026 OPX-Tech. Developed by Oktafio